Indonesia Sehat Melalui Pencegahan Stuning Dan Perlindungan Imunisasi

Indonesia Sehat Melalui Pencegahan Stuning Dan Perlindungan Imunisasi

“Bangsa yang maju, bangsa yang kuat adalah bangsa yang sehat, jadi tanpa kesehatan jangan harap negara maju,” inilah pendapat tentang presiden kita yang ke 7 Ir. H. Joko Widodo atau Jokowi.Untuk memulai Indonesia menjadi negara yang maju,kuat dan sehat kita harus memulai membangunya dari sejak perkembangan dini,apa lagi jumlah kelahiran di Indonesia yang kian tahun kian berkembang nampaknya kita dan seluruh elemen masyarakat harus ikut serta membangun negri ini menjadi bangsa yang maju,kuat dan sehat, lalu bagaimana kita sebagai masyarakat bisa mewujudkan persolan ini ?untuk memperbaiki kesehatan SDM sejak dini ?ada beberapa faktor yang dapat membantu kita mewujudkan mimpi ini bersama melalui pencegahan stuning dan perlindungan imunisasi dapat membantu meningkatkan kesehatan SDM kita sejak dini.

 

Pencegahan stuning dan perlindungan imunisasi sangat lah penting untuk membuat bangsa ini menjadi bangsa yang sehat, karna di mulainya bangsa ini terletak di generasi mudanya,jika generasi muda kita kurang sehat bagaimana untuk kedepanya bisa indonesia menjadi negara adidaya yang maju,kuat dan sehat. Ada pepatah lama mencegah lebih baik dari pada mengobati pepatah ini sangat amat benar sekali yah karena pencegahan adalah proses cara, tindakan mencegah atau tindakan menahan agar sesuatu tidak terjadi. Dengan demikian pencegahan adalah suatu tindakan.Pencegahan identik dengan perilaku. Tindakan yang sesungguhnya harus di wujudkan untuk memulainya kita wajib ikut serta mendaftarkan istri kita untuk ikut program pengetahuan tentang stuning ini,setelah itu juga kita harus mewajibkan mendaftarkan anak kita untuk ikut serta dalam program imunisasi yang sudah dijadwalakan oleh pemerintah.

indonesia-sehat-melalui-pencegahan-stuning-dan-perlindungan-imunisasi

Stuning merupakan manifestasi dari sebuah kegagalan petumbuhan yang di mulai sejak dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun (100 hari pertama kelahiran). Suami istri harus berperan aktif untuk ikut serta membantu indonesia keluar dari permasalahan stuning ini. Indonesia menempati peringkat tinggi dalam masalah stuning di dunia, lebih dari sepertiga anak di bawah usia lima tahun tingginya berada di bawah rata-rata, dan lebih sangat menyedihkan lagi di wilayah asia tenggara saja prevalensi stuning di Indonesia lebih tinggi jika dibandingkan Myanmar, Vietnam dan Thailand.Mengapa saya bilang peran suami istri sangat berpengaruh dalam memberantas stuning ?karena  stuning ini terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun.Kekurangan gizi pada usia dini mengkatkan angka kematian bayi dan anak.Menyebabkan penderitanya mudah sakit dan memiliki postur tubuh kurang maksimal saat dewasa.Kemampuan kognitif para penderita juga berkurang.apakah ibu dan bapa mau anak yang disayangi menderita stuning ini ? jangan menunggu pemerintah untuk berperan karena intinya dari orangtuanya lah yang sangat berpengaruh untuk membuat anak tersebut bebas dari masalah stuning ini.Kerugian pun akhirnya dialami oleh orang tua dan negara ini akibat stuning untuk orang tua bisa mengakibatkan anak anda kurang maksimal berkembang saat dewasa nanti atau bahkan bisa kematian dan untuk negeri Indonesia ini masalah stuning akan mengakibatkan kerugian jangka panjang bagi Indonesia. Ada beberapa cara untuk mencegah persoalan stuning ini .

Stuning bisa di cegah melalui langkah berikut :

  1. Pemenuhan kebutuhan zat gizi bagi ibu hamil. Ibu hamil harus mendapatkan makanan yang cukup gizi, suplementasi zat gizi (tablet zat besi atau Fe), dan terpantau kesehatannya.
  2. ASI eksklusif hingga usia 6 bulan dan sehabis usia 6 bulan diberi asupan pendamping ASI (MPASI) yang mewadai jumlah dan kualitasnya.
  3. Memantau pertumbuhan balita di posyandu merupakan upaya yang sangat strategis untuk mendeteksi dini terjadinya gangguan pertumbuhan
  4. Meningkatkan akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi, serta menjaga kebersihan lingkungan

Ketika orang tua di rumah telah melakukan langkah sebagai berikut sebenarnya pemerintah kita pun juga sudah melakukan tindakan atau cara langkah untuk menangulangi masalah stuning ini.,antara lain:

  1. Mempromosikan ASI dan Makanan Pendamping ASI yang bergizi
  2. Pemberian tablet zat besi-folat atau multivitamin dan mineral untuk ibu hamil dan menyusui
  3. Pemberian zat penambah gizi mikro untuk anak
  4. Pemberian obat cacing pada anak
  5. Pemberian suplemen vitamin A untuk anak balita
  6. Penanganan anak dengan gizi buruk
  7. Fortifikasi makanan dengan zat gizi mikro seperti Vitamin A, besi dan yodium
  8. Pencegahan dan pengobatan malaria bagi ibu hamil, bayi dan anak-anak.

Jika masyarakat telah mengikuti program arahan pemerintah bukan tidak mungkin dimasa mendatang anda sebagai orang tua bisa memiliki anak yang sehat terbebas dari stuning dan negara pun bisa menjadi ngara yang maju,kuat dan sehat karena memiliki fondamental SDM yang sehat.Tetapi pemerintah dan orang tua masih mempunyai permasalahan melalui imunisasi.Imunisasi adalah program pencegahan penyakit menular yang diterapkan dengan memberikan vaksin akan mengakibatkan orang tersbut memiliki imun atau resisten terhadap penyakit tersebut. Program imunisasi dimulai dari umur balita hingga masuk umur sekolah. Meniti program ini, anak akan diberikan vaksin yang mengandung tipe bakteri atau virus tertentu yang telah dilemahkan atau dinonaktifkan untuk merangsang sistem imun dan membentuk antibodi pada tubuh mereka. Antibodi yang terbentuk sehabis imunisasi berguna agar melindungi tubuh dari terjangan bakteri dan virus tersebut di masa depan. Acara memberikan vaksin dalam imunisasi memiliki keragaman cara, ada yang dengan cara disuntikkan, dimasukkan (ditetesi) ke dalam mulut, atau ada juga  disemprotkan ke dalam mulut atau hidung. Beberapa vaksin ada yang hanya diberikan sekali seumur hidup dan ada juga yang perlu diberikan secara berkala agar kekebalan tubuh terbentuk dengan sempurna.

Bayi baru lahir memang sudah mempunyai antibodi dari mamanya yang diterima saat masih di waktu kandungan, akan tetapi ketahanan ini cuma dapat bertahan sampai beberapa minggu atau bulan saja. Selepas itu, bayi akan menjadi sensitif terhadap beragam jenis penyakit dan penting untuk mulai memproduksi antibodi sendiri. Lewat imunisasi, sistem ketahanan tubuh anak akan mulai untuk melawan serangan penyakit tertentu di masa yang akan datang, serupa cacar, campak, polio, tetanus, dan gondongan, sesuai dengan jenis vaksin yang diberikan. Imunisasi juga bisa menolong mencegah epidemi penyakit menular serta menekan pengeluaran karena biaya pencegahan lebih murah daripada pengobatan.

Sangat bagus sekali kan program imunisasi yang diberikan oleh pemerintah kita ini, tetapi anda sebagai masyarakat harus ikut serta membantu memerangi masalah kampanye hitam.Kenapa menjadi kampanya hitam ?kampanya hitam apa ? hambatan atau permasalahan lain dalam berhasil atau tidaknya program imunisasi ini terancam dengan adanya kampanya hitam. Kampanya hitam adalah sekelompok atau segelintir orang antivaksinasi yang menyebabkan kampanya hitam dengan menggunakan faktor agama, dan budaya. Biasanya kelompok tertentu yang menyebarkan kampanya hitam  imunisasi demi kepentingan personal khususnya dalam kepentingan bisnistersembunyi yang mereka lakukan.Sebagian kelompok ini dilakukan oleh oknum pelaku naturophaty, homeopathy, atau bisnis terapi herbal, dan ada juga pelaku kelompok ini adalah dokter bahkan oleh profesor. Tetatapi pada dasarnya mereka semua bukan ahli medis dokter atau profesor yang kompeten di bidangnya seperti ahli kesehatan anak,ahli vaksin,ahli imunologi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak juga dokter atau profesor yang bergerak di bidang alternatif atau non medis semisalnya homeopathy, naturophaty, dan lain sebagainya.Meski sebetulnya ilmu dan terapi alternatif itu sangat bagus, akan tetapi sayangnya beberapa kecil diantara mereka mengorbankan kepentingan anak di dunia dengan menyebarkan informasi tidak benar dan menyesatkan.yang sedang hangatnya adalah kasus tentang vaksin rubella yang dianggap haram oleh sebagian kelompok apakah benar vaksin rubella haram ?lalu bagai mana kementerian kesehatan mengatasi kasusus ini ?

Seperti kita ketahui, pemerintah saat ini sedang melakukan sebuah upaya yang tepat mengenai pencegahan terhadap beberapa penyakit berbahaya dalam wujud pemberian ketahanan bagi semua anak Indonesia, salah satu contohnya adalah imunisasi Measles Rubella (MR) demi mencegah penyakit Campak dan Campak German yang dilakukan pada tahun 2017 di 6 Provinsi di Pulau Jawa dan tahun 2018 di 28 provinsi di luar Pulau Jawa.

Kementerian Kesehatan dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) berusaha bersama untuk mendukung program imunisasi yang saat ini tengah dijalankan di dalam negeri, salah satunya melalui harmonisasi bidang keagamaan dalam melakukan program kesehatan, tepatnya dalam upaya untuk mempercepat sertifikasi halal vaksin MR hingga terbitnya Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 tentang Penggunaan Vaksin MR produk dari Serum Institute India (SII) untuk Imunisasi.

Akhirnya titik terang di temukan berdasarkan kajian oleh LPPOM MUI yang disampaikan kepada Komisi Fatwa MUI mencatat bahwa di dalam produksinya, vaksin MR produksi SII memanfaatkan (bukan mengandung) unsur haram, maka tidak dapat disertifikasi halal. Namun fakta saat ini, berlandaskan informasi dari pakar yang kompeten dan kredibel ada urgensi untuk melakukan program imunisasi sebab seandainya tidak akan menimbulkan bahaya (hilangnya nyawa dan atau kecacatan permanen) yang meresahkan kesehatan masyarakat. Maka, kesimpulannya penggunaan vaksin MR pembuatan SII untuk program imunisasi dibolehkan didasarkan pada tiga alasan, yaitu memenuhi ketentuan dlarurat syar’iiyah, belum adanya alternatif vaksin yang halal dan suci, dan adanya fakta ahli yang kompeten tentang ancaman yang bisa ditimbulkan. Akan tetapi, kebolehan penggunaan vaksin MR sebagaimana dimaksud tidak berlaku jika di kemudian hari ditemukan vaksin MR yang halal dan suci.

Maka peran kita sebagai masyarakat jangan pernah mudah percaya dengan berita dan isu yang berkaitan dengan kampanya hitam itu, semua berita janganlah ditelan mentah mentah langsung kedalam otak tapi harus relevan dengan cara mengidentifakasi berita atau isu hoax tersebut melalui sumber,refrensi yang valid.

Dengan semua elemen dan stekeholder baik pemerintah,masyarakat dan setiap induvidu yang membantu,ikut serta  untuk pencegahan stuning dan imunisasi yang melindungi generesai bangsa , kita yakin beberapa tahun kedepan nantinya bangsa Indonesia memiliki generasi yang sehat dan siap membantu Indonesia menjadi negara maju, bangsa yang kuat dan sehat. Karena sejatinya bangsa yang maju,kuat dan sehat berasal dari generasi muda Indonesia yang sehat.Yuk ikut serta membantu pencegahan stuning dan imunisasi melindungi generasi bangsa.

“ Sumber : www.sehatnegeriku.kemkes.go.id.”

Sumber Foto: http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/foto/20160722/0315495/pencanangan-nasional-indroduksi-vaksin-polio-suntik-gianyar-bali/

Sumber Foto:http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20180723/3026913/agustus-mendatang-seluruh-anak-luar-pulau-jawa-dapat-imunisasi-measles-rubella-mr/

Sumber Foto:http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20170801/2821949/imuniasi-campak-dan-rubella-penuhi-hak-anak-indonesia/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp ORDER DISINI